PELALAWAN – RIAU – 1Fakta. Com
Kepolisian Sektor (Polsek) Pangkalan Kuras melakukan pengamanan, pengaturan lalu lintas, serta pengecekan dan monitoring stok bahan bakar minyak (BBM) di sejumlah SPBU di wilayah Kecamatan Pangkalan Kuras, Minggu, 3 Mei 2026.
Kegiatan yang dimulai sekitar pukul 10.00 WIB ini difokuskan di SPBU Desa Dundangan dan SPBU Desa Palas. Langkah tersebut diambil untuk mengantisipasi kemacetan serta memastikan distribusi BBM berjalan lancar di tengah meningkatnya antrean kendaraan.
Pengamanan dipimpin oleh Kanit Samapta Polsek Pangkalan Kuras AKP Ahmad Haris bersama Bhabinkamtibmas Kelurahan Sorek Satu Aipda Alamsah serta personel Polsek lainnya.
Dari hasil koordinasi dengan pihak terkait, diketahui beberapa faktor utama penyebab penumpukan kendaraan di SPBU.
Di antaranya adalah pembatasan suplai BBM dari depot Pertamina sejak pertengahan April 2026, serta jadwal pengiriman BBM yang umumnya tiba menjelang tengah malam.
Kondisi ini menyebabkan antrean panjang pada pagi hari saat SPBU mulai beroperasi.
Selain itu, distribusi BBM yang tidak serentak ke setiap SPBU juga memicu penumpukan di lokasi yang telah menerima pasokan lebih dulu.
Faktor lain yang turut berpengaruh adalah fenomena panic buying di tengah masyarakat akibat kekhawatiran kehabisan BBM.
Berdasarkan hasil monitoring di lapangan, stok BBM di masing-masing SPBU bervariasi. Untuk SPBU Desa Dundangan, pasokan Pertalite dan Bio Solar masing-masing sebanyak 8.000 liter dijadwalkan tiba pada pukul 15.00 WIB, sehingga sementara waktu SPBU belum melayani pengisian.
Sementara itu, di SPBU Desa Palas, stok BBM masih tersedia dengan rincian Pertalite sebanyak 10.427 liter dan Bio Solar 1.547 liter. Meski terdapat antrean kendaraan, situasi terpantau tetap tertib dan arus lalu lintas berjalan lancar.
Kegiatan pengamanan dan monitoring ini berakhir sekitar pukul 11.00 WIB dalam kondisi aman dan terkendali.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap tertib dan tidak melakukan pembelian berlebihan guna menghindari kepadatan di SPBU.
Upaya ini merupakan bagian dari langkah preventif kepolisian dalam menjaga stabilitas distribusi energi serta memastikan kenyamanan masyarakat di wilayah hukum Polsek Pangkalan Kuras.

