Berita  

Aktivis Alumni IAKN Tarutung Gary Siagian Soroti Kinerja Pemkab Taput

Tapanuli Utara – 1fakta.com

Aktivis sekaligus alumni Institut Agama Kristen Negeri (IAKN) Tarutung yang juga aktif di salah satu organisasi kemasyarakatan, Gary Siagian, menilai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tapanuli Utara perlu mengevaluasi skala prioritas pembangunan agar mampu menjawab berbagai kebutuhan masyarakat secara menyeluruh.

Menurut Gary, masih banyak persoalan mendasar yang membutuhkan perhatian serius pemerintah daerah. Mulai dari kondisi infrastruktur jalan di sejumlah wilayah yang belum memadai, penguatan sektor pertanian sebagai penopang utama perekonomian masyarakat, hingga terbatasnya lapangan pekerjaan yang berdampak pada masih tingginya angka perantauan generasi muda.

Ia mengatakan, perhatian pemerintah terhadap peningkatan pelayanan kesehatan, termasuk dinamika yang berkembang terkait Rumah Sakit Tarutung, merupakan langkah yang patut diapresiasi. Namun, menurutnya, perhatian tersebut perlu diimbangi dengan percepatan pembangunan di sektor-sektor lain yang secara langsung menyentuh kebutuhan masyarakat.

“Pelayanan kesehatan tentu sangat penting. Namun masyarakat juga berharap pemerintah memberikan perhatian yang sama terhadap pembangunan infrastruktur, penguatan sektor pertanian, pengembangan ekonomi kerakyatan, serta penciptaan lapangan pekerjaan,” ujar Gary.

Gary menilai sektor pertanian yang selama ini menjadi tulang punggung perekonomian masyarakat Tapanuli Utara masih membutuhkan dukungan yang lebih optimal, baik melalui pembangunan infrastruktur pendukung, peningkatan akses permodalan, maupun program pemberdayaan petani yang berkelanjutan.

Selain itu, ia menyoroti masih terbatasnya kesempatan kerja di daerah yang menyebabkan banyak generasi muda memilih merantau ke berbagai daerah untuk memperoleh pekerjaan. Menurutnya, kondisi tersebut harus menjadi perhatian pemerintah melalui kebijakan yang mampu menarik investasi, menjorong tumbuhnya dunia usaha, serta membuka lapangan kerja baru.

“Keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari berdirinya bangunan atau selesainya sebuah proyek. Yang lebih penting adalah meningkatnya kesejahteraan masyarakat, bertumbuhnya perekonomian daerah, dan terbukanya kesempatan kerja yang lebih luas,” tegasnya.

Gary berharap Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara dapat menetapkan skala prioritas pembangunan secara lebih proporsional dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat dalam proses perumusan kebijakan. Ia meyakini pembangunan yang berorientasi pada kebutuhan masyarakat akan mampu meningkatkan daya saing daerah sekaligus mempercepat terwujudnya kesejahteraan masyarakat.

Menurutnya, pembangunan yang berimbang akan menjadi fondasi penting bagi kemajuan Tapanuli Utara di masa depan, sehingga seluruh sektor strategis dapat berkembang secara selaras dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

(1F/L.Tamp)