Berita  

Hampir 4 Tahun Bendungan Irigasi Hagu Hancur, Apakah Kami Petani Peudada Tidak Berhak Menerima Bantuan Dari Pemerintah….?!!!

Bireuen – 1fakta.com

Apakah kami petani Peudada tidak berhak menerima bantuan dari Pemerintah….?!!! Sudah hampir 4 tahun Bendungan Irigasi Hagu hancur dihantam banjir pada beberapa tahun lalu, belum tersentuh hingga hari ini, kata Ketua Kelompok Tani (Kapoktan) “Krue Seumangat”, Sabtu 09 Mai 2026.

Taufik Ketua Kelompok Tani (Kapoktan) “Krue Seumangat” didampingi temannya kepada Media 1Fakta.com (09/05) mengatakan, kami wilayah persawahan peringan Mns.Tunong yang luas areanya 57 Ha lebih, baik yang berhasil nanam padi dan juga yang nanam jagung, namun sebahagian besarnya gagal tanam, walaupun sudang kami lakukan pengolahan tanah.

“Terhadap sawah yang berhasil tanam padi sekitar 14 Ha itu air tadah hujan yang berasal dari Waduk Paya Beunot dan air yang ada disaluran dibantu mesin pompa, terhadap sisa seluas 43 Ha dinyatakan gagal tanam, ” ujarnya.

Selain itu, Kapoktan mewakili masyarakat tani, sangat mengharapkan perhatian khusus dari Pemkab Bireuen dan Pemerintah Aceh serta Pemerintah Pusat, bahwa sudah hampir 4 tahun Bendungan Irigasi Hagu hancur berantakan dihantam banjir pada beberapa tahun lalu, belum tersentuh hingga hari ini.

Apakah kami petani Peudada tidak berhak menerima bantuan dari Pemerintah….?!!! “Jikalau masyarakat Peudada terzalimi, maka daerah lain tetap ikut merasakan keluhan yang sama, ini adalah peribahasa orang terdahulu, ” ucap Kapoktan Krue Seumangat itu dengan nada sedih.(Abd-72)

Jangan copy berita ini!