Langsa – 1fakta.com
Persatuan Wartawan Langsa (Perwal) memperkuat sinergi dengan Kantor Pengawasan dan Pelayanan Bea dan Cukai (KPPBC) Tipe Madya Pabean (TMP) C Langsa melalui audiensi yang berlangsung hangat dan konstruktif, Selasa 5-05-2026.
Pertemuan tersebut tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga forum strategis dalam membangun kolaborasi antara insan pers dan Bea Cukai, khususnya dalam mengawal isu krusial seperti peredaran rokok ilegal di wilayah Kota Langsa.
Kepala KPPBC TMP C Bea Cukai Langsa, Dwi Harmawanto, menyampaikan apresiasi atas kunjungan Perwal dan menegaskan pentingnya peran media sebagai mitra dalam menyampaikan informasi yang edukatif kepada masyarakat.
“Sinergi dengan wartawan sangat kami butuhkan, terutama dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat terkait aturan kepabeanan dan bahaya rokok ilegal,” ujar Dwi Harmawanto.
Ia didampingi oleh Kasi Humas M. Ridwan, Kasi Pengawasan D.H. Dhito, serta sejumlah pejabat fungsional Bea Cukai Langsa.
Sementara itu, rombongan Perwal dipimpin Ketua Chaidir Toweren, bersama Wakil Ketua Said Muhammad, Sekretaris Wiwin Hendra, Bendahara Nurma, Kasi Humas Syafruddin (Wan Atjeh), serta T.M. Nur Yusuf.
Dalam pertemuan tersebut, Chaidir Toweren menekankan pentingnya peningkatan kualitas dan profesionalisme wartawan melalui Uji Kompetensi Wartawan (UKW).
Menurutnya, Perwal berkomitmen untuk mendorong pelaksanaan UKW di Kota Langsa guna memastikan setiap wartawan memiliki standar kompetensi yang jelas dan dapat menjalankan tugas jurnalistik secara profesional.
“Kami ingin wartawan di Langsa benar-benar terarah dan profesional. Untuk itu, kami akan membuka pelaksanaan UKW dan berharap dukungan dari Bea Cukai Langsa,” tegas Chaidir.
Senada dengan itu, Sekretaris Perwal Wiwin Hendra menilai komunikasi yang intens antara media dan instansi pemerintah menjadi kunci dalam membangun keterbukaan informasi publik.
“Ke depan, kami berharap terjalin komunikasi yang berkesinambungan, sehingga media dapat berperan aktif dalam mendukung program dan kegiatan Bea Cukai,” ujarnya.
Audiensi ini menghasilkan komitmen bersama untuk memperkuat kolaborasi dalam penyebarluasan informasi serta edukasi publik, khususnya terkait dampak negatif peredaran rokok ilegal yang merugikan negara dan masyarakat.
Dengan terbangunnya sinergi ini, diharapkan peran media dan Bea Cukai dapat semakin optimal dalam menciptakan kesadaran publik serta mendukung penegakan hukum di wilayah Langsa.(#)

