Tapanuli Utara – 1fakta.com
Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara bersama PT Taspen (Persero) melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) menyalurkan 1.500 batang bibit durian unggul Musang King kepada 15 kelompok tani di Desa Lobu Sunut, Kecamatan Parmonangan, Kamis (25/6/2026).
Program ini tidak hanya bertujuan menghijaukan lahan dan mencegah erosi, tetapi juga diproyeksikan menjadi sumber pertumbuhan ekonomi baru bagi masyarakat pedesaan di Kecamatan Parmonangan.
Wakil Bupati Tapanuli Utara, Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng, menyebut bantuan bibit durian premium tersebut sebagai investasi jangka panjang yang dapat menjadi “tabungan masa depan” bagi petani.
“Durian Musang King memiliki nilai ekonomi yang tinggi. Jika dirawat dengan baik, pohon-pohon ini akan menjadi aset produktif yang menghasilkan pendapatan berkelanjutan bagi masyarakat,” ujar Wabup Deni.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan lahan-lahan tidur yang masih banyak tersebar di wilayah Taput. Menurutnya, optimalisasi lahan menjadi salah satu kunci untuk meningkatkan kesejahteraan petani sekaligus memperkuat sektor pertanian daerah.
“PDRB pertanian kita saat ini sekitar Rp5 triliun, sementara Kabupaten Karo sudah mencapai Rp15 triliun. Salah satu penyebabnya adalah pemanfaatan lahan yang lebih maksimal. Karena itu, kita harus mulai mengubah lahan kosong menjadi lahan produktif,” tegasnya.
Sebagai bentuk dukungan berkelanjutan, Pemkab Taput juga menggandeng Bank Sumut untuk memperkuat akses permodalan bagi kelompok tani yang serius mengembangkan usaha pertanian dan perkebunan.
Dukungan terhadap program ini juga datang dari PT Taspen Cabang Pematangsiantar. Kabid Layanan dan Manfaat PT Taspen Pematangsiantar, Elisabeth Sibarani, berharap bantuan tersebut mampu memberikan dampak ekonomi sekaligus manfaat ekologis bagi masyarakat.
“Kami berharap bibit durian Musang King ini dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat nyata bagi petani serta lingkungan sekitar,” katanya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perkimlindup Kabupaten Tapanuli Utara, Nokman Simanungkalit, menjelaskan bahwa program penanaman durian unggul tersebut selaras dengan upaya mitigasi bencana dan pelestarian lingkungan.
Menurutnya, pohon durian memiliki akar yang kuat sehingga efektif menahan pergerakan tanah dan mengurangi risiko erosi, khususnya di kawasan perbukitan Kecamatan Parmonangan.
Adapun distribusi 1.500 bibit durian Musang King meliputi:
-Desa Lobu Sunut: 850 batang
-Desa Pertengahan: 500 batang
-Kelompok tani spesifik: 150 batang, termasuk kelompok tani di Desa Manalu Dolok dan Desa Hutatinggi
Tokoh masyarakat Parmonangan, Rajin Manalu, menyampaikan apresiasinya atas bantuan yang diberikan Pemkab Taput dan PT Taspen. Menurutnya, bibit durian premium tersebut menjadi motivasi besar bagi petani untuk mengembangkan perkebunan bernilai ekonomi tinggi.
“Bantuan ini sangat berarti bagi kami. Selain menjaga lingkungan, bibit Musang King ini membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat. Kami siap merawatnya agar beberapa tahun ke depan bisa memberikan hasil yang maksimal,” ujarnya.
Program kolaborasi antara Pemkab Tapanuli Utara dan PT Taspen ini diharapkan menjadi langkah nyata dalam membangun ekonomi hijau yang berkelanjutan, sekaligus menciptakan sumber pendapatan baru bagi masyarakat melalui komoditas perkebunan bernilai tinggi.
Reporter: Mukhtar S.

