Berita  

Workshop KIE Loka POM Aceh Tengah dan STIKes Payung Negeri Perkuat Literasi Obat dan Makanan di Kalangan Akademisi

Redelong – 1fakta.com

Loka Pengawas Obat dan Makanan (Loka POM) Kabupaten Aceh Tengah menggandeng STIKes Payung Negeri Aceh Darussalam dalam penyelenggaraan Workshop Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) yang berlangsung sukses. Kegiatan ini menyasar kalangan akademisi, dengan peserta yang terdiri dari dosen dan mahasiswa STIKes Payung Negeri.

Acara dibuka secara resmi oleh Wakil Ketua III Bidang Kemahasiswaan STIKes Payung Negeri, Andi Pratama Putra, S.Psi., M.Psi., Psikolog. Dalam sambutannya, ia menyambut positif kolaborasi ini sebagai bagian dari upaya memperkuat wawasan sivitas akademika terhadap isu pengawasan obat dan makanan yang kian relevan di tengah masyarakat.

Sementara itu, Loka POM Kabupaten Aceh Tengah hadir diwakili oleh Hikmah, S.Farm., Apt., yang tampil mewakili Kepala Loka POM Kabupaten Aceh Tengah. Turut hadir pula staf bidang Informasi dan Komunikasi (Infokom) Loka POM Aceh Tengah yang terlibat aktif dalam jalannya kegiatan.

Rangkaian acara berlangsung cukup padat dan terstruktur. Peserta mendapatkan materi KIE yang disampaikan langsung oleh perwakilan Loka POM, mencakup informasi seputar pengawasan obat, makanan, serta pentingnya kewaspadaan konsumen. Sebelum dan sesudah penyampaian materi, peserta mengikuti pre-test dan post-test guna mengukur sejauh mana pemahaman mereka berkembang selama sesi berlangsung.

Tak hanya itu, peserta juga mendapatkan souvenir sebagai bentuk apresiasi atas partisipasi mereka, sekaligus menjadi pengingat atas kegiatan yang diharapkan memberi dampak jangka panjang. Sesi evaluasi kegiatan turut dilaksanakan untuk menghimpun masukan demi perbaikan program serupa ke depannya.

Acara ditutup dengan sesi foto bersama seluruh peserta dan panitia, yang kemudian dilanjutkan dengan momen penyerahan piagam kenang-kenangan dari pihak STIKes Payung Negeri kepada Loka POM Kabupaten Aceh Tengah — sebuah simbol komitmen bersama dalam menjalin kerja sama yang berkelanjutan antara institusi pendidikan dan lembaga pengawasan.

Kegiatan ini diharapkan mampu memperluas pemahaman mahasiswa dan tenaga pendidik tentang pentingnya pengawasan obat dan makanan, sekaligus mendorong peran aktif akademisi dalam menyebarluaskan informasi yang benar kepada masyarakat luas.

Jangan copy berita ini!