Bireuen – 1fakta.com
Bupati Bireuen, Ir. H. Mukhlis, S.T, secara resmi melantik dan mengambil sumpah/janji jabatan Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten Bireuen, bertempat di Oproom Kantor Pusat Pemerintahan Kabupaten Bireuen, Kamis 02 April 2026.
Pelantikan ini dilaksanakan dalam rangka pengisian jabatan yang kosong serta telah melalui tahapan seleksi terbuka, dengan persetujuan dan rekomendasi dari Badan Kepegawaian Negara (BKN) sebagaimana tertuang dalam Surat Kepala BKN Nomor: 05493/R-AK.02.03/SD/F/2026 tanggal 22 Januari 2026 tentang Rekomendasi Hasil Seleksi Terbuka Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di Kabupaten Bireuen.
Dalam arahannya, Bupati Bireuen menegaskan bahwa jabatan yang diemban merupakan amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan profesionalisme.
“Saya membutuhkan Pemimpin Perangkat Daerah yang mampu bergerak cepat, responsif terhadap kebutuhan masyarakat, serta mampu menghadirkan solusi atas berbagai persoalan Daerah,” tegas Bupati
Adapun pejabat yang dilantik dan diambil sumpah/janji jabatannya, antara lain:
1. dr. Minar Mushari, Sp.S., sebagai Direktur RSUD dr. Fauziah Bireuen pada Dinas Kesehatan Kabupaten Bireuen
2. Mohammad Amrullah, S.E., M.Si., sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Daerah Kabupaten Bireuen
3. Dr. Mukhtaruddin, S.H., M.H., sebagai Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Kabupaten Bireuen
4. Doli Mardian, SE, M.S.M., sebagai Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Gampong, Perempuan dan Keluarga Berencana Kabupaten Bireuen
5. Azhari, S.Sos., sebagai Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Bireuen
6. Munawar, S.K.M., M.Kes., sebagai Kepala Dinas Syariat Islam Kabupaten Bireuen
7. Ir. Marwan, S.T., M.T., sebagai Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Bireuen
8. Zamzami, S.Pd., M.M., sebagai Asisten Administrasi Umum pada Sekretariat Daerah Kabupaten Bireuen
Bupati juga menekankan beberapa hal penting kepada para pejabat yang baru dilantik, di antaranya menjadikan jabatan sebagai amanah, mempercepat realisasi program kerja, menjaga loyalitas dan integritas, serta menghadirkan inovasi di tengah berbagai keterbatasan.
“Tidak ada ruang bagi sikap lamban, tidak ada toleransi terhadap penyalahgunaan wewenang, dan tidak ada kompromi terhadap pelanggaran integritas,”
Selain itu, Bupati mengingatkan bahwa kinerja para pejabat akan terus dievaluasi secara berkala guna memastikan capaian kinerja pemerintahan berjalan optimal.
Kegiatan pelantikan ini turut dihadiri oleh unsur Forkopimda Kabupaten Bireuen dan para Kepala Perangkat Daerah, serta undangan lainnya.
Dengan pelantikan ini, diharapkan mampu mendorong percepatan pembangunan serta peningkatan kualitas pelayanan publik di Kabupaten Bireuen.(Abd-72)

