Siborongborong – 1fakta.com
Bupati Tapanuli Utara Dr. Jonius Taripar Parsaoran (JTP) Hutabarat, S.Si., M.Si. menegaskan bahwa reformasi pelayanan pendidikan harus dimulai dari setiap satuan pendidikan. Karena itu, Maklumat Pelayanan Sekolah tidak boleh berhenti sebagai dokumen administratif, tetapi harus menjadi komitmen nyata dalam menghadirkan pelayanan pendidikan yang berkualitas, profesional, transparan, dan berpihak kepada peserta didik.
Penegasan tersebut disampaikan Bupati saat membuka kegiatan Penyusunan dan Pemaparan Maklumat Pelayanan Sekolah yang digelar Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara di Wisma Daun Mas, Siborongborong, Senin (6/7/2026).
Bupati hadir didampingi Wakil Bupati Dr. Deni Parlindungan Lumbantoruan, M.Eng., serta Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Tapanuli Utara Freddy Advent Panjaitan, S.Sos., M.M. Kegiatan tersebut diikuti para Koordinator Kecamatan Bidang Pendidikan dan kepala sekolah jenjang TK, SD, dan SMP dari Kecamatan Siborongborong, Pagaran, Muara, dan Parmonangan.
Dalam arahannya, Bupati menegaskan bahwa sekolah harus menjadi ruang yang aman, nyaman, inklusif, dan mampu melahirkan generasi yang berkarakter, berprestasi, serta siap menghadapi tantangan masa depan.
“Maklumat pelayanan jangan hanya menjadi pajangan di dinding sekolah. Dokumen ini harus diwujudkan dalam pelayanan yang benar-benar dirasakan manfaatnya oleh peserta didik, orang tua, dan masyarakat,” tegas Bupati.
Ia juga meminta seluruh kepala sekolah membangun budaya kerja yang disiplin, inovatif, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik. Menurutnya, kualitas pendidikan tidak hanya ditentukan oleh sarana dan prasarana, tetapi juga oleh integritas, kepemimpinan, dan komitmen seluruh insan pendidikan.
Bupati menekankan agar setiap sekolah menyusun langkah nyata yang terukur setelah maklumat pelayanan ditetapkan. Implementasi program harus disertai evaluasi berkala sehingga kualitas layanan pendidikan terus meningkat dari waktu ke waktu.
Pada kesempatan itu, Bupati turut memaparkan arah pembangunan Kabupaten Tapanuli Utara melalui program Sai Tapaiasma, yang menempatkan sektor pendidikan sebagai pilar utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan berdaya saing.
Ia menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Tapanuli Utara akan terus memperkuat kualitas pendidikan melalui peningkatan tata kelola sekolah, penguatan karakter peserta didik, serta peningkatan kompetensi tenaga pendidik sebagai bagian dari investasi jangka panjang bagi kemajuan daerah.
Mengakhiri arahannya, Bupati mengajak seluruh kepala sekolah untuk menjadi agen perubahan di lingkungan masing-masing.
“Kemajuan Tapanuli Utara dimulai dari ruang-ruang kelas. Karena itu, mari kita jadikan setiap sekolah sebagai pusat lahirnya generasi yang cerdas, berkarakter, dan siap membangun daerah ini di masa depan,” pungkasnya.
(1/F.Mukhtar.S.)

